Panduan Penggunaan Rumus =SUM pada Excel Lengkap dengan Contohnya

Panduan penggunaan rumus =SUM pada Excel adalah pengetahuan dasar yang sangat penting bagi siapa pun yang bekerja dengan data angka, baik di bidang akuntansi, administrasi, keuangan, hingga analisis data. Fungsi ini berfungsi untuk menjumlahkan sekumpulan angka secara cepat dan akurat, sehingga Anda tidak perlu menghitungnya satu per satu secara manual. Kemampuan menguasai rumus ini akan menghemat waktu dan meminimalkan risiko kesalahan perhitungan.

Microsoft Excel, sebagai salah satu aplikasi pengolah data terpopuler, sudah menyediakan fungsi =SUM sebagai salah satu fitur inti. Rumus ini fleksibel dan dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari penjumlahan sederhana hingga penghitungan total dalam laporan keuangan yang kompleks.

Mengapa Fungsi =SUM Sangat Penting di Excel

Salah satu tantangan dalam mengelola data adalah memastikan bahwa semua angka dijumlahkan dengan benar. Ketika bekerja dengan ratusan atau ribuan baris data, menghitung secara manual bukanlah pilihan yang efisien. Fungsi =SUM hadir sebagai solusi otomatisasi yang mampu memproses penjumlahan dalam hitungan detik.

Sebagai contoh, apabila Anda memiliki data penjualan harian dalam sebulan, fungsi ini dapat langsung memberikan total pendapatan tanpa harus mengetik rumus panjang. Selain itu, =SUM juga dapat mengabaikan sel kosong atau nilai teks yang tidak relevan, sehingga hasil yang diperoleh lebih akurat.

Cara Dasar Menggunakan Rumus =SUM

Rumus =SUM memiliki sintaks yang cukup sederhana:

=SUM(number1, [number2], ...)
  • number1: angka pertama, referensi sel, atau rentang yang akan dijumlahkan.

  • number2: opsional, angka atau rentang tambahan yang ingin dijumlahkan.

Contoh sederhana:
Jika Anda memiliki angka di sel A1 hingga A5, Anda cukup mengetik:

=SUM(A1:A5)

Hasilnya adalah jumlah seluruh angka di rentang tersebut.

Menjumlahkan Beberapa Rentang Sekaligus

Keunggulan rumus =SUM adalah kemampuannya menjumlahkan beberapa rentang atau sel non-berurutan sekaligus.

Contoh:

=SUM(A1:A5, C1:C5)

Rumus ini akan menjumlahkan semua angka yang ada di A1 sampai A5 dan C1 sampai C5 secara bersamaan. Metode ini sangat membantu ketika data tersebar di berbagai kolom atau tabel.

Penjumlahan dengan Kriteria Tertentu

Meski =SUM sendiri tidak memiliki fitur filter, Anda bisa menggabungkannya dengan fungsi lain seperti IF atau FILTER untuk menjumlahkan data sesuai kondisi tertentu. Namun, jika sering melakukan penjumlahan bersyarat, biasanya fungsi SUMIF atau SUMIFS lebih tepat digunakan.

Contoh sederhana dengan SUMIF:

=SUMIF(B2:B10, "Produk A", C2:C10)

Rumus ini menjumlahkan semua nilai di kolom C jika kolom B berisi teks “Produk A”.

Baca Juga: Perjalanan Seru dari Malang ke Surabaya dengan Travel Malang Surabaya Terbaik

Menjumlahkan Data pada Lembar Kerja Berbeda

Apabila data Anda berada di lembar kerja berbeda, =SUM juga tetap bisa digunakan.

Contoh:

=SUM(Sheet1!A1:A5, Sheet2!A1:A5)

Rumus ini akan menjumlahkan angka dari dua lembar kerja yang berbeda, memudahkan rekapitulasi data lintas sheet.

Tips Penggunaan Rumus =SUM untuk Pemula

  1. Gunakan Pemilihan Rentang dengan Mouse
    Saat mengetik rumus, Anda bisa langsung drag mouse pada sel yang ingin dijumlahkan untuk menghindari salah ketik.

  2. Pastikan Format Sel adalah Angka
    Sel dengan format teks tidak akan dihitung oleh fungsi =SUM. Ubah formatnya ke Number atau Currency.

  3. Hindari Baris Tersembunyi yang Tidak Terhitung
    Jika menggunakan SUBTOTAL, Anda bisa mengabaikan baris tersembunyi, namun =SUM tetap akan menghitungnya.

  4. Manfaatkan AutoSum
    Tombol AutoSum di tab Home atau Formulas dapat membuat rumus =SUM secara otomatis sesuai area data yang terdeteksi.

Contoh Kasus di Dunia Kerja

Bayangkan Anda adalah seorang staf administrasi yang harus membuat sebuah laporan pengeluaran bulanan. Data tersimpan dalam tabel seperti ini:

Tanggal Keterangan Jumlah
01/01/25 Pembelian ATK 150000
03/01/25 Biaya Listrik 500000
10/01/25 Biaya Air 200000
15/01/25 Internet Bulanan 350000

Untuk mengetahui total pengeluaran, cukup gunakan:

=SUM(C2:C5)

Hasilnya akan menampilkan total Rp1.200.000 tanpa perlu kalkulator manual.

Penerapan Lanjutan Menggabungkan =SUM dengan Fungsi Lain

Bagi pengguna tingkat lanjut, =SUM akan dikombinasikan dengan fungsi logika atau referensi dinamis untuk menghasilkan perhitungan yang lebih fleksibel.

Contoh:

=SUM(OFFSET(A1,0,0,COUNTA(A:A),1))

Rumus ini akan menjumlahkan semua angka yang ada di kolom A secara dinamis berdasarkan jumlah baris yang terisi, cocok untuk data yang selalu bertambah.

Rumus =SUM di Excel Versi Terbaru

Pada Microsoft versi 365 atau Excel 2021, =SUM dapat bekerja lebih optimal jika dikombinasikan dengan fungsi dynamic array seperti FILTER. Hal ini memungkinkan Anda menjumlahkan data berdasarkan kondisi tanpa membuat kolom tambahan.

Contoh:

=SUM(FILTER(C2:C20, B2:B20="Produk A"))

Rumus ini akan langsung menghitung total penjualan “Produk A” dari seluruh daftar secara otomatis.

Jadi itulah penjelasan dari akper-kosgoro.ac.id terkait penjelasan dari penggunaan rumus =sum pada excel, selamat mencoba!